Lukaku : David De Gea Tidak Akan Terus-terusan Seperti Ini, Ia Akan Bangkit Lagi Kok

Lukaku : David De Gea Tidak Akan Terus-terusan Seperti Ini, Ia Akan Bangkit Lagi Kok

DRAGON303 Penyerang Manchester United, Romelu Lukaku menyampaikan pembelaan dan dukungan kepada David De Gea yang mendapatkan sorotan tajam pada saat melakukan blunder. Lukaku memberikan dukungan penuh kepada sang kiper dan ia juga yakin jika De Gea akan kembali ke performa terbaik.

De Gea membuat kesalahan fatal saat Manchester United menjamu Chelsea di Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (28/4/2019) malam WIB. Kiper asal Spanyol itu gagal mengantisipasi tendangan jarak jauh Antonio Ruediger.

Akibatnya, bola muntah dengan mudah dimanfaatkan oleh Marcos Alonso untuk menjebol gawang MU. Setan Merah yang sempat unggul lebih dulu pun harus puas dengan hasil akhir 1-1.

Blunder tersebut meninggalkan catatan buruk untuk De Gea. Pada Liga Inggris musim ini, gawang De Gea sudah empat kali bobol gara-gara blunder. Itu jadi catatan terburuk De Gea sejak direkrut MU dari Atletico Madrid.

Kesalahan di laga melawan Chelsea membuat sorotan untuk De Gea semakin tajam. Sebab sebelumnya dia juga bikin blunder di laga Liga Champions melawan Barcelona dan disalahkan atas gol-gol Manchester City.

Meski demikian, Lukaku percaya De Gea mampu kembali ke performa terbaiknya. Menurutnya, blunder yang belakangan dilakukan tak seharusnya membuat penjaga gawang berusia 28 tahun itu dicap sebagai kiper yang jelek.

BACA JUGA : Demi Jurgen Klopp, Kevin Prince Boateng Rela Untuk Bermain Di Liga China

“Dia benar-benar orang yang positif. Dia menganalisis dengan cepat apa yang terjadi kepadanya,” ujar Lukaku seperti dilansir di Dragon303.

“Dia secara konsisten jadi pemain terbaik di klub selama tujuh, delapan tahun. Saya kira kita tidak seharusnya mendiskreditkannya dan tiba-tiba mengatakan dia adalah kiper yang buruk. Dia berkali-kali menyelamatkan kami musim ini.”

“Kiper selalu melewati masa-masa di mana kadang terasa sulit. Satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah bekerja keras,” lanjut Lukaku

“Saya tidak tahu bagaimana kiper melewatinya, saya bukan kiper. Tapi dia bekerja keras setiap hari. Kami di sini untuk mendukungnya sebagai pemain, tapi secara mental, dia benar-benar kuat. Kalau tidak, dia tidak akan jadi pemain terbaik selama tujuh, delapan tahun.”

“Tidak ada keraguan soal kemampuannya. Dan dia adalah pemimpin di ruang ganti. Sekarang tergantung kami sebagai tim untuk membantu dan percaya kepada kemampuannya,” katanya.

Demi Jurgen Klopp, Kevin Prince Boateng Rela Untuk Bermain Di Liga China

DRAGON303 – Ada banyak sosok yang sampai sekarang masih diidolakan oleh salah seorang pemain Barcelona, Kevin-Prince Boateng. Salah satunya adalah pria yang kini sedang melatih klub raksasa Premier League, yakni Jurgen Klopp.

Jurgen Klopp, bisa dibilang, adalah salah satu pelatih sukses Liverpool. Tentu itu tidak berlaku jika berbicara soal gelar. Sebab, pelatih asal Jerman tersebut belum mampu mempersembahkan gelar satupun sejak tiba pada tahun 2015 silam.

Walaupun demikian, fakta bahwa dirinya berhasil mengubah Liverpool menjadi salah satu tim berbahaya Eropa saat ini tak bisa dipandang sebelah mata. Permainan menyerang yang ditunjukkan Mohamed Salah dkk membuat The Reds terlihat menarik untuk disaksikan.

Boateng sempat merasakan sedikit dari kualitas Klopp saat dirinya membela Borussia Dortmund sebagai pemain pinjaman dari Tottenham tahun 2009 silam. Maka dari itu, ia tidak terkejut jika melihat Liverpool tampil begitu trengginas di tangannya musim ini.

BACA JUGA : Barcelona Kunci Juara La Liga, Namun Mereka Diminta Untuk Fokus Ke Liverpool

“Dia tahu pasti apa yang harus dikatakan untuk membuat anda pergi ke lapangan dan mati untuknya. Dia punya ini lebih baik dari yang lainnya,” tutur Boateng.

“Ini yang telah terlihat di Dortmund dan anda bisa saksikan sekarang di Liverpool. Itu membuat pemain yang bahkan tidak bermain merasa bahwa mereka penting. Dengannya sebagai pelatih, ada perasaan yang spesial,” lanjutnya.

Boateng mengenang masa lalu, di mana dirinya masih berseragam Dortmund dulu. Saat itu, perjalanan karirnya bisa saja berubah andai klub tersebut bisa berpartisipasi di ajang Liga Champions.

“BVB hanya melewatkan satu target pada saat itu, yakni kualifikasi Liga Champions. Andai Dortmund lolos ke Eropa pada saat itu, mereka pastinya membeli saya. Klopp menghubungi saya secara personal dan berkata bahwa ini tidak berhasil,” tambahnya.

“Saya sangat sedih soal itu dan normalnya, rasanya selalu berat untuk seorang Prince bersedih. Pada saat itu, saya menduga bahwa sesuatu yang besar bisa terjadi di Dortmund, jadi saya ingin bertahan,” sambung Boateng.

Boateng lalu menambahkan bahwa dirinya masih ingin merasakan kesempatan untuk membela klub yang diasuh oleh Klopp. Apakah itu di Liverpool, atau bahkan ia rela untuk pindah ke China demi mendapatkan kesempatan itu.

Barcelona Kunci Juara La Liga, Namun Mereka Diminta Untuk Fokus Ke Liverpool

Barcelona Kunci Juara La Liga, Namun Mereka Diminta Untuk Fokus Ke Liverpool

DRAGON303 Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, kembali memberikan kabar jika mereka tidak akan santai-santai setelah mereka berhasil menjuarai La Liga Spanyol musim ini. Kini, Lionel Messi dkk berfokus menghadapi Liverpool di Liga Champions.

Barcelona berhasil memastikan gelar juara mereka setelah berhasil mengalahkan Levante dengan skor tipis 1-0 saja di Camp Nou, Minggu (28/4/2019) dinihari WIB. Gol semata wayang diciptakan oleh Lionel Messi.

Gelar juara itu menjadikan Barca mempertahankan gelar juara LaLiga. Mereka sekaligus membuka peluang untuk meraih treble.

Terdekat, Barca harus menghadapi Liverpool pada babak semifinal Liga Champions. Pertandingan itu dilangsungkan Kamis (5/2/2019) dini hari WIB.

BACA JUGA : Setelah Menjuarai La Liga, Barcelona Kini Mengejar Treble Winners

“Kami gembira menjadi juara, tentu saja, Tapi, kami harus segera berfokus menghadapi tantangan berikutnya pekan ini,” kata Valverde seperti dikutip Dragon303.

Merujuk lima pertemuan sebelumnya, Liverpool bukan lawan yang mudah bagi Barca. Tercatat, Barca dua kali menang dan sekali imbang dengan The Reds.

Valverde telah menghitung laga dengan Liverpool sebelum menjalani duel dengan Levante. Salah satunya, dengan menurunkan Messi dari bangku cadangan.

“Messi membutuhkan istirahat 45 menit tadi malam, agar siap untuk pertandingan hari Rabu,” ujar Valverde.

“Itu menjadi ujian besar buat kmi dan kami membutuhkan kesiapan dia di laga tersebut,” dia menegaskan.

Setelah Menjuarai La Liga, Barcelona Kini Mengejar Treble Winners

DRAGON303 – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menegaskan bahwa klubnya kini mengincar kesuksesan meraih dua trofi tersisa usai memastikan gelar juara La Liga.

Barcelona resmi membungkus gelar juara La Liga 2018/19 setelah mengalahkan Levante dengan skor tipis 1-0 pada laga jornada 35.

Gol semata wayang yang dicetak Lionel Messi sudah cukup untuk membawa Barca meraih poin penuh sekaligus menobatkan Barcelona jadi juara dengan tiga pertandingan sisa.

BACA JUGA : Lionel Messi Kembali Membawa Barcelona Berpesta Pora di Camp Nou

Gelar musim ini merupakan gelar La Liga ke-26 sepanjang sejarah Barca sekaligus yang kedelapan dalam 11 musim terakhir. Bartomeu pun bangga dengan pencapaian klubnya.

“Gelar juara ini mencerminkan bahwa kami bekerja dengan benar di klub ini. Ini adalah sebuah rekor dan sebuah kebanggaan,” ujar Bartomeu.

“Gelar liga ini merupakan hasil dari seluruh pemain dan pelatih serta dukungan tak kenal henti dari para fans,” tambahnya.

Barca masih memiliki peluang juara di Liga Champions, di mana mereka akan melawan Liverpool di semifinal. Selain itu, Blaugrana juga masih bisa menjuarai Copa del Rey jika mereka sukses mengandaskan Valencia di partai final.

Lionel Messi Kembali Membawa Barcelona Berpesta Pora di Camp Nou

Lionel Messi Kembali Membawa Barcelona Berpesta Pora di Camp Nou

DRAGON303 Raksasa Spanyol, Barcelona sudah memastikan gelar juara di La Liga Spanyol ke-26 mereka. Para pemain dan offisial berperta pora menyambut gelar mereka. Berkat gol Lionel Messi ke gawang Levante, menjadi satu gol penentu kemenangan Barca atas Levante dan memastikan diri meraih gelar juara.

Pertandingan yang di laksanakan di markas besar mereka, Camp Nou, Minggu (28/4/2019) dinihari WIB, Barcelona tak menurunkan Messi sejak awal. Mereka menurunkan Luis Suarez, Ousmane Dembele, dan Philippe Coutinho yang dipasrahi mengisi barisan depan.Suarez melakukan percobaan pada menit kedua dan ketiga. Semuanya belum membuahkan hasil.

Tendangan jarak jauh Coutinho pada menit kelima cuma berbuah tendangan sudut. Beberapa saat kemudian, sundulan Clement Lenglet meneruskan umpan silang Coutinho masih melebar.

Peluang Barca pada menit ke-21 masih belum berbuah gol. Suarez menerima bola sodoran Coutinho, lalu melakukan penetrasi ke kotak penalti. Saat sudah berhadapan dengan kiper, bola bisa ditekel dari Suarez hingga membelokkan tendangan pemain asal Uruguay itu.

Kiper Levante, Aitor Fernandez, dua kali menggagalkan percobaan Coutinho. Tendangan pemain nomor punggung tujuh itu pada menit ke-25 bisa ditangkap. Sama halnya dengan sundulan Coutinho dari jarak dekat semenit kemudian.

BACA JUGA : Barcelona Terpaksa Meminta Bantuan Lionel Messi Saat Laga Melawan Deportivo Alaves

Coutinho masih belum menyerah. Tembakan jarak jauhnya pada menit ke-27 masih tepat mengarah ke pelukan Fernandez.

Bukan hanya pemain serang mereka saja yang melakukan percobaan, Vidal! Pemain asal Chile itu melakukan tendangan jarak jauh pada menit ke-37. Belum membawa keunggulan untuk Barca. Arah bola tendangannya masih sedikit menyamping ke kanan dari gawang Levante.

Pada menit ke-41, Tendangan bebas Coutinho masih membentur mistar dan belum bisa merubah angka sampai turun minum.

Ernesto Valverde melakukan pergantian di awal babak kedua. Lionel Messi masuk, Coutinho keluar. Lima menit bermain, Messi langsung mengancam. Tendangannya dari luar kotak penalti masih belum bisa membuahkan hasil.

Hingga menit ke-55, Levante belum bisa mengancam. Belum ada tembakan yang mereka lepaskan.

Pertahanan Levante akhirnya jebol juga pada menit ke-62. Umpan sundulan Vidal, diselesaikan dengan jitu oleh Messi. Dengan tendangan kaki kiri, La Pulga membawa Barca unggul 1-0.

Skor 1-0 bertahan sampai laga selesai.Dengan tambahan tiga poin ini, Barcelona mengumpulkan 83 poin. Poin mereka memang bisa disamai oleh Atletico Madrid dengan tiga laga sisa, tapi Blaugrana unggul head-to-head dari Los Colchoneros.

Penyerang Juventus Asal Argentina, Paulo Dybala Memiliki Karakteristik Sebagai Dribbler

DRAGON303 – Penyerang Juventus, Paulo Dybala, melihat bahwa para pemain di Italia tidak banyak yang memiliki karakteristik sebagai ‘dribbler’. Satu hal yang diyakininya bisa terjadi karena Italia tidak sama dengan negara asalnya, Argentina.

Dybala terbilang cukup handal dalam urusan menggiring bola dan membuat kacau area pertahanan lawan. Tidak jarang ia mengajak pemain bertahan lawan untuk berduel satu lawan satu dan sukses melewatinya.

Hal itulah yang membuatnya sering mendapatkan satu tempat di tim reguler asuhan Massimiliano Allegri itu. Pada musim kemarin, Dybala adalah motor serangan Juventus. Kemampuan membawa bola membuatnya menjadi seorang penghubung yang cukup baik.

BACA JUGA : Cristiano Ronaldo Mengusulkan 6 Daftar Pemain Untuk Direkrut Ke Juventus

Pemain berumur 25 tahun itu mengakui bahwa menggiring bola sendirian merupakan kegiatan favoritnya dalam dunia sepak bola selain mencetak gol. Sebab dirinya memang sudah terbiasa dengan pola permainan seperti itu saat masih di negara asalnya.

“Membawa bola melewati pemain adalah hal terbaik setelah mencetak gol untuk seorang pesepakbola, dan di Amerika Selatan, ada tendensi untuk lebih sering membawa bola lantaran anda terbiasa bermain di jalanan,” tutur Dybala.

“Di Italia, banyak hal yang sangat berbeda dan, kecuali [Nicolo] Zaniolo dan [Federico] Chiesa, tak ada lagi pemain dengan karakteristik seperti ini,” lanjutnya.

Dybala lalu bercerita soal masa-masa awal kepindahnnya ke Italia dulu. Seperti yang diketahui, ia memulai kiprahnya di Eropa bersama Palermo mulai tahun 2012 sebelum pindah ke Juventus tiga musim berselang.

BACA JUGA : Rekor Juventus Akan Sangat Sulit Untuk Dipecahkan

“Berlabuh di Italia tidaklah mudah, saya pindah dari Argentina ke salah satu liga yang paling sulit di dunia,” ujar Dybala.

“Saya bertumbuh pesat, saya tidak lagi menganggap diri sendiri masih anak-anak karena saya punya pengalaman. Pengalaman yang membuat saya bisa melihat hal-hal dari sisi lainnya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” tambahnya.

Saat ini, masa depan Dybala masih sering dipertanyakan oleh publik. Penurunan performa secara drastis di musim ini membuat banyak laporan soal Juventus ingin mendepaknya tersiar. Sebagai catatan, ia hanya mampu membukukan lima gol dari 27 penampilan di Serie A.

Sejauh Ini, Hanya Satu Klub Saja Yang Berminat Memboyong Sanchez Dari United

Sejauh Ini, Hanya Satu Klub Saja Yang Berminat Memboyong Sanchez Dari United

DRAGON303 Pemain Manchester United, Alexis Sanchez semakin lama semakin redup saat berseragam Manchetser Ubited. Digadang-gadang pemain bernomor punggung 7 itu tidak bisa memberikan pengaruh yang bagi United.

Manchester United hampir dipastikan melepas Alexis Sanchez di bursa transfer musim panas 2019. Sejauh ini peminatnya masih minim, malah cuma satu yang dikabarkan tertarik.

Bergabung dengan Manchester United sudah 18 bulan, penampinlan Sanchez dinilai sangat mengecewakan oleh para petinggi United. Selain sempat dihantam cedera, pemain depan asal Chile itu tak juga tampil oke dan malah mencatat beberapa statistik memalukan.

The Red Devils ingin buru-buru melepas Sanchez karena bayarannya yang kelewat besar. Mantan pemain Barcelona itu dibayar 500.000 euro sepekan (sekitar Rp 7,9 miliar), itu belum termasuk bonus dari klausul-klausul lain.

BACA JUGA : Sergio Reguilon Rodriguez Siap Bertahan Dan Berjuang Untuk Real Madrid

Dengan penampilannya yang sedang menurun, tak banyak klub mau pada Alexis. Tapi, seperti dikutip dari OneFootball, ada satu klub yang mau menampung dia. Klub itu adalah Inter Milan.

Inter berniat membawa Alexis ke Giuseppe Meazza dengan syarat. Mereka hanya mau merealisasikan kepindahan itu jika gaji Sanchez dipotong sampai sepertiga.

Di semua kompetisi musim ini, Alexis sudah tampil 25 kali bersama MU di semua kompetisi. Hasilnya, dia berkontribusi dua gol dan empat assist.

Jika jadi memperkuat Inter, itu akan menjadi kali kedua Alexis bermain di Italia. Dia sebelumnya memperkuat Udinese dari 2008 sampai 2011 dengan torehan 20 gol dan 8 assist dari 95 penampilan Serie A.

Sergio Reguilon Rodriguez Siap Bertahan Dan Berjuang Untuk Real Madrid

DRAGON303 – Sergio Reguilon disebut masuk dalam daftar jual Real Madrid. Namun, Serge Reguilon sendiri menegaskan jika dia masih ingin bermain di Madrid. Dia siap berjuang untuk mendapatkan posisi di skuat Madrid.

Sergio Reguilon mendapatkan menit bermain yang cukup banyak pada era kepelatihan Santiago Solari. Namun, pada era kepelatihan Zinedine Zidane, dia mulai jarang dimainkan. Zidane lebih senang dengan Marcelo untuk menempati posisi bek kiri.

Lantaran kerap tidak masuk dalam skema Zidane, Sergio Reguilon pun disebut akan masuk dalam daftar jual. Apalagi, Zidane juga masih punya Nacho Fernandez yang bisa juga dimainkan di posisi bek kiri di Real Madrid.

BACA JUGA : Madrid Buka Harga Untuk Gareth Bale Rp 2 Triliun, Bisa Juga Ditukar Tambah

Menurut Sergio Reguilon, bermain untuk Real Madrid adalah sebuah kebanggaan. Apalagi, dia juga sudah cukup lama berada di struktur klub. Reguilon adalah salah satu produk dari tim muda Real Madrid.

“Saya bisa membela tim terbaik di dunia,” ucap Sergio Reguilon.

“Bagi saya, adalah hal istimewa dan sebuah kebanggaan untuk memainkan setiap menit yang diberikan pelatih kepada saya,” sambung pemain berusia 22 tahun tersebut.

Bukan hanya bertahan, Reguilon juga siap untuk memperjuangkan tempat di skuat utama Real Madrid. Reguilon akan bekerja keras dan melakukan instruksi yang diberikan oleh Zinedine Zidane agar memikat hati sang pelatih.

Sergio Reguilon sendiri merasa optimis dengan masa depan Real Madrid. Meskipun pada musim 2018/19 ini meraih hasil yang tidak bagus, Reguilon merasa Real Madrid sudah berada di jalan yang benar. Real Madrid sedang bekerja keras untuk musim depan.

Real Madrid sendiri dikabarkan siap melakukan perombakan besar pada musim depan. Zinedine Zidane akan membeli banyak pemain bintang. Sejauh ini, ada satu pemain yang sudah dibeli Madrid yakni Eder Militao dari Porto.

Barcelona Terpaksa Meminta Bantuan Lionel Messi Saat Laga Melawan Deportivo Alaves

DRAGON303 – Ernesto Valverde menjelaskan alasannya menurunkan Lionel Messi pada kemenangan Barcelona 2-0 atas Deportivo Alaves pada laga lanjutan La Liga 2018/19,Menurutnya, Messi dibutuhkan untuk memastikan kemenangan Barcelona.

Barcelona yang sekarang begitu bergantung pada Lionel Messi. Valverde pernah beberapa kali sengaja mengistirahatkan Messi pada laga-laga yang seharusnya mudah, skuat Barcelona selalu tampil buruk tanpa Messi.

Hal yang sama terjadi pada pertandingan tersebut. Messi tidak bermain sejak awal dengan maksud memberinya waktu istirahat, tetapi pada akhirnya Valverde terpaksa menurunkan La Pulga di babak kedua meski Barca sudah unggul dua gol.

Sebenarnya Valverde bisa saja tidak memainkan Messi. Barca sudah unggul dua gol lewat gol Carles Alena di menit ke-54 dan gol Luis Suarez di menit ke-60. Messi baru bermain di menit ke-61.

BACA JUGA : Barcelona Berpeluang Besar Kunci Gelar Juara Di Liga Spanyol

Namun, ternyata keputusan memainkan Messi sudah dibuat pada jeda paruh waktu. Saat itu Barca tampil buruk di babak pertama dan bisa saja kebobolan beberapa gol lewat peluang-peluang berbahaya yang diciptakan Alaves.

“Ada yang bilang ini soal sepatu emas, tetapi kami hanya fokus untuk menang. Sudah waktunya bagi dia untuk mendapatkan waktu istirahat dan baru bermain di babak kedua.” ujar Valverde

Lebih lanjut, Valverde mengaku keputusannya itu juga mempertimbangkan faktor psikologis pemain. Dia tidak mau menepikan pemain begitu saja dan tidak melibatkannya pada pertandingan, sebab hal itu bisa menumpulkan kemampuan mereka.

Berhasil Atasi Bremen, Bayern Melangkah Ke Final DFB-Pokal

Berhasil Atasi Bremen, Bayern Melangkah Ke Final DFB-Pokal

DRAGON303 Raksasa Jerman, Bayern Munich berhasil memastikan diri melangkah ke Final dan tinggal satu langkah lagi untuk menuju gelar juara dari DFB-Pokal 2018/2019. Bayern berhasil lolos setelah menyingkirkan Bremen dengan skor tipis 3-2 di semifinal.

Pertandingan yang digelar di Stadion Weser, Kamis (25/04/2019) dinihari WIB, penyerang andalan mereka kembali menunjukkan jika usia tidak memengaruhi ketajamnan jati diri seorang penyerang. Robert Lewandowski menginspirasi kemenangan Die Roten dengan mencetak sepasang gol. Satu gol Bayern lainnya dibuat Thomas Mueller.

Sementara itu gol-gol balasan Bremen dicetak hanya dalam dua menit dari Yuya Osako dan Milot Rashica.

Dengan demikian, Bayern akan berduel dengan RB Leipzig untuk berebut gelar juara di Olympia Stadion pada 25 Mei mendatang. Sebelumnya Leipzig mengatasi Hamburg SV 1-3.

Bayern membuka skor di menit ke-36. Dari tusukan David Alaba yang ditepis Jii Pavlenka, bola rebound langsung diceploskan Lewandowski dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 1-0.

BACA JUGA : Cristiano Ronaldo Mengusulkan 6 Daftar Pemain Untuk Direkrut Ke Juventus

Setelah turun minum, Mueller menggandakan keunggulan Bayern di menit ke-63. Umpan silang Alaba diamankan lini pertahanan Bremen, bola akhirnya jatuh ke jalur Leon Goretzka yang diteruskan dengan operan ke tengah kotak penalti. Mueller menyelesaikan dengan tembakan kaki kanan.

Bremen belum tamat meskipun tertinggal dua gol. Di menit ke-74, Osako membawa Bremen menipiskan skor menjadi 1-2, setelah menyelesaikan umpan tarik Rashica dengan tembakan ke sudut bawah gawang.

Cuma semenit kemudian, Bremen berhasil menyeimbangkan permainan. Giliran Rashica mengukir namanya di papan skor untuk mengubah skor 2-2.

Menyambut umpan terobosan Max Eggestein, Rashica melakukan penyelesaian dengan tembakan kaki kanan ke sudut bawah tiang jauh Bayern tanpa bisa dihalau Sven Ulreich.

Di menit ke-78, wasit menghadiahi Bayern dengan penalti setelah Kinglsey Coman dijatuhkan. Lewandowski maju sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan yang sempat mengenai mistar gawang sebelum masuk.