Posts

Rashford Sudah Mendekati Masa Kontrak Panjang Bersama Manchester United

Rashford Sudah Mendekati Masa Kontrak Panjang Bersama Manchester United

DRAGON303 Bintang muda Manchester United, Marcus Rashford dikabarkan akan selesai pada musim panas 2020 nanti. Dengan berakhirnya kontrak Rashfor, Manchester United sudah menyeiapkan kontrak panjang pemain berdarah Inggris ini.

Meskipun kontrak Rashford akan berakhir pada msuim panas 2020 nanti, namun Manchester United nampaknya tidak mau kehilangan pemain yang sangat berjas untuk mereka secepat itu.

Meskipun sang pemain dikait-kaitkan dengan club besar Spanyol yaitu Real Madrid dan Barcelona, United nampaknya yakin dengan apa yang dipikirkan oleh pemain berusia 21 tahun ini.

Di dalam kesepakatan baru tersebut, Rashford akan mendapatkan kenaikan bayaran yang signifikan. Demikian dilaporkan Dragon303.

Saat ini gaji penyerang internasional Inggris itu sebesar 80 ribu pound sterling per pekan (Rp 1,43 miliar). MU bersedia memenuhi tuntutan gaji Rashford setinggi-tingginya mencapai 300 ribu pound (Rp 5,37 miliar).

BACA JUGA : Neymar Jr Akan Selalu Diterima Di Barcelona

Performa Rashford di musim lalu memang belum sepenuhnya konsisten setelah membukukan 13 gol dan sembilan assist dalam 47 penampilan. Namun, torehan tersebut menandai musim terbaiknya sejak menembus skuat utama MU pada 2015/16.

Kabar terkait kontrak Rashford akan melegakan Setan Merah setelah musim panas yang penuh perubahan. Pasalnya, MU telah dipastikan akan ditinggal dua pemain seniornya Ander Herrera, dan Antonio Valencia. Sedangkan Paul Pogba dan Romelu Lukaku terancam pergi.

Sejauh ini MU baru mendatangkan satu pemain baru yakni winger muda Daniel James dari Swansea City. The Red Devils sedang berusaha meyakinkan Crystal Palace untuk melepas Aaron Wan-Bissaka.

Manchester United Dan Manchester City Saling Bersaing Untuk Mendatangkan Harry Maguire Dari Leicester City

DRAGON303 – Dua raksasa Liga Inggris, Manchester United dan Manchester City nampaknya masih belum menyerah untuk mendatangkan Harry Maguire dari Leicester City. Kedua tim itu diberitakan akan kembali melancarkan tawaran mereka untuk sang bek di musim panas ini.

Dalam dua tahun terakhir, nama Maguire tengah naik daun di Inggris. Ia mulai menunjukkan sinarnya setelah bergabung dengan Leicester City di tahun 2017 silam.

Bersama The Foxes, ia berhasil mencuri perhatian pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate. Alhasil ia dibawa ke Piala Dunia 2018 bersama Timnas Inggris, di mana ia menjelma menjadi salah satu bek terbaik di Piala Dunia pada saat itu.

Performa apik bek 26 tahun itu menarik perhatian dua raksasa Inggris, Manchester City dan Manchester United. Kedua tim ini menginginkan Maguire untuk menjadi tambahan amunisi di lini pertahanan mereka.

BACA JUGA : Selain Barca, Manchester United Juga Tertarik Dengan Griezmann

Manchester United diberitakan ingin menjadikan sang bek sebagai pilar baru untuk memperkuat pertahanan mereka yang bobrok. Sementara Manchester City diberitakan ingin menjadikannya pengganti Vincent Kompany yang meninggalkan klub di musim panas ini untuk kembali ke Anderlecht.

Kedua tim ini bakal serius untuk mendatangkan Maguire. Mereka diberitakan akan segera mengajukan tawarn perdana untuk sang bek dalam waktu dekat.

Leicester City masih enggan untuk berpisah dengan Maguire. Mereka menilai sang bek merupakan sosok yang sentral di lini pertahanan mereka.

Untuk itu, Leicester City akan menghalau minat kedua tim ini dengan memasang harga yang tinggi untuk mahar sang bek. Mereka menginginkan tidak kurang dari 90 juta pounds untuk jasa mantan pemain Hull City ini.

Baik Manchester City dan Manchester United diberitakan cukup bimbang untuk meladeni permintaan The Foxes ini. Untuk itu mereka masih menyusun rencana untuk mendatangkan sang bek di musim panas nanti.

Selain Barca, Manchester United Juga Tertarik Dengan Griezmann

Selain Barca, Manchester United Juga Tertarik Dengan Griezmann

DRAGON303 – Raksasa Spanyol, Barcelona memang terus-terusan disangkut pautkan dengan bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Namun Barcelona harus bertindak cepat jika tidak mau kehilangan sang bintang.

Situs resmi Dragon303 mendapatkan berita jika bukan hanya Barcelona saja yang berminant untuk me ndapatkan sang pemain. Raksasa Inggris, Manchester United juga siap untuk mendatangkan Griezmann ke Old Trafford musim ini.

Manchester United serius berupaya mendapatkan Griezmann. Perwakilan The Red Devils malah sudah melakukan kontak dengan pemain depan asal Prancis itu.

Sejak memutuskan untuk meninggalkan Atletico Madrid, banyak klub dikabarkan tertarik pada Griezmann. Adalah Barcelona yang dianggap berada di pole position untuk mendapatkannya. The Catalans sudah mengincar Griezmann sejak musim lalu.

BACA JUGA : Lionel Messi Dinilai Lebih Egois Dari Cristiano Ronaldo
Media Inggris, Guardian, menyebut Barcelona siap menggelontorkan 108 juta poundsterling (sekitar Rp 1,9 triliun) untuk memboyong pemain depan berusia 28 tahun itu. Namun The Independent malah menyebut Barca kini ragu-ragu untuk mengeluarkan uang dalam jumlah sebesar itu.

Inilah yang kemudian membuka pintu untuk Manchester United untuk masuk meramaikan persaingan.

“Beberapa sosok penting di sepakbola Eropa bahkan percaya kalau Old Trafford adalah yang difavoritkan menjadi tujuan Griezmann berikutnya,” kata Miguel Delaney  kepada Dragon303.

Kedatangan Griezmann diyakini juga akan memperbesar peluang Paul Pogba bertahan di MU. Kedua pemain ini punya hubungan dekat di Timnas Prancis.

Van Persie Sangat Yakin Solskjaer Akan Bawa MU Bangkit Musim Depan

Van Persie Sangat Yakin Solskjaer Akan Bawa MU Bangkit Musim Depan

DRAGON303 Mantan Pnyerang Manchester United, Robin Van Persie sangat meyakini jika sosok Solskjaer akan mampu membawa setah merah kembali bangkit di musim depan. Manchester United hanya perlu bersabar untuk kembali tampil gemilang.

MU sempat tampil gemilang di awal kedatangan Solskjaer sebagai manajer interim pada Desember lalu. Mereka melaju dengan meraih 14 kemenangan dan hanya tiga kali kalah dalam 19 laga.

Salah satu kemenangan Setan Merah diraih di markas Paris Saint-Germain 3-1 yang membawa mereka ke lolos ke perempat final Liga Champions. Usai rentetan hasil positif tersebut, Solskjaer diangkat sebagai manajer permanen dengan kontrak tiga tahun.

Setelah itu penampilan MU justru jeblok, Mereka hanya menang dua kali dalam 10 laga terakhir. Hal tersebut membuat keraguan terhadap kapasitas Solskjaer untuk memimpin Setan Merah di musim depan muncul

BACA JUGA : Hanya Demi Milan, Paolo Maldini Sampingkan Pertemanannya Dengan Gennaro Gattuso

Namun, Van Persie tetap yakin Solskjaer adalah sosok yang tepat bagi klub pujaan publik Old Trafford tersebut. Ia merasa The Baby-Faced Assassin hanya butuh waktu untuk mengembalikan kejayaan MU.

“Kehadirannya, cara dia berada di klub adalah cara yang tepat menurut saya. Dia positif, dia ingin mencapai hal-hal besar dengan klub dan itu adalah satu-satunya langkah ke depan,”ujar Van Persie dilansir dari Dragon303.
“Dia adalah seorang pria untuk klub ini, dia bermain di sana selama lebih dari 10 tahun, dia memenangkan Liga Champions – sebenarnya golnya membuat mereka meraih Liga Champions (pada tahun 1998-99) – jadi dia memiliki peran besar selama bertahun-tahun di klub.”

“Dia menjadi pelatih tim reserve, dia adalah Manchester United. Serupa, tapi dengan cara yang berbeda, dengan Ferguson. Dia adalah Manchester United dan Solskjaer adalah Manchester United juga.”

“Semua orang pernah berada dalam posisi ini. Dia memiliki periode pertama yang fantastis – sekarang 12 pertandingan terakhir menjadi sulit. tapi, oke, musim depan mereka bangkit dan melaju lagi,” tambahnya.

Memang Benar Performa Sarri Masih Belum Bisa Memuaskan Banyak Pihak, Terutama Pendukung Mereka

Memang Benar Performa Sarri Masih Belum Bisa Memuaskan Banyak Pihak, Terutama Pendukung Mereka

DRAGON303 – Pentinggi Chelsea, Wayne Bridge mengatakan jika ia sangat mereka terkejut dengan keputusan  masih mempertahankan Maurizio Sarri sampai  saat ini. Ia merasa tak puas dengan performa The Blues di bawah manajer asal Italia ini.

Selama dipegang menajer asal Italia itu, Chelsea sempat mengamuk diawal musim dan sempat berhasil bertengger di puncak klasemen Liga Inggris. Namun selama berlangsungnya Liga Inggris, performa mereka bukan semakin baik malah makin sebaliknya, mereka semakin lama semakin menurun saja.

Chelsea tercecer dari perebutan gelar juara Liga Inggris setelah mereka harus tertinggal dari Liverpool dan Machester City dengan jarak poin mencapai 20 angka.

Keputusan Sarri yang terus bermain dengan mengandalkan penguasaan bola ditengarai menjadi penyebab Chelsea mulai tampil tak konsisten. Para fans tim London Biru ini merasa taktik Sarri itu sudah terbaca oleh lawan-lawan mereka.

Kondisi tersebut sempat membuat posisi Sarri terancam terdepak Stamford Brigde. Tapi, mantan pelatih Napoli ini mampu bertahan di kursi pelatih Chelea hingga akhir musim.

Ia bahkan mampu membawa Chelesa finis di urutan ketiga di klasemen Liga Inggris serta menembus final Liga Europa. Mesi begitu, apa yang ditorehkan Sarri tersebut ternyata belum memuaskan Bridge.

BACA JUGA :  Daniele De Rossi Resmi Untuk Meninggalkan AS Roma
Pria asal Inggris ini mengaku cukup heran tim milik Roman Abhramovich ini tak memecat Sarri. Ia merasa sebagai tim besar, Chelsea, seharusnya bisa tampil lebih konsisten daripada apa yang mereka tunjukkan di musim ini.

“Ada yang bilang ini adalah sebuah kesuksesan tetapi performa mereka sangat naik turun.Mereka sangat tidak konsisten dan konsistensi adalah apa yang Anda inginkan dari tim besar,” ujar Bridge dilansir dari Dragon303.

“Itulah yang akan memenangkan Liga Inggris untuk Anda. Saya tidak benar-benar tahu di mana dia (Sarri) bisa bertahan. Saya sangat terkejut bahwa dia masih ada di sini.”

“Mereka berada di urutan ketiga (di Liga Inggris) dan mereka berada di final (Liga Europa) tetapi sebagai mantan pemain dan penggemar Chelsea, kami ingin melihat mereka lebih baik di klasemen. Saya tahu itu kami berada di urutan ketiga tetapi keinginan saya adalah melihat mereka bersaing (untuk gelar Liga Inggris),” tutur pria 38 tahun ini menegaskan.

Oezil Sekarang Hanya Fokus Kepada Arsenal Dan Hanya Arsenal Saja

Oezil Sekarang Hanya Fokus Kepada Arsenal Dan Hanya Arsenal Saja

DRAGON303– Gelandang Arsenal, Mesut Oezil dikabarkan telah memilih untuk tetap bertahan bersama Arsenal sa,pai kontraknya bernar-benar habis. Pemain assal Jerman ini, disebut hanya fokus memikirkan The Gunners.

Pada musim ini, memang penampilannya sedikit menurun dari musim-musim biasanya. Pemain berusia 30 tahun itu menunjukkan permain yang masih naik turun sampai saat ini.

Oezil hanya bermain 24 kali di Liga Inggris musim ini, empat di antaranya sebagai cadangan. Ia banyak diganggu cedera, di antara cedera punggung dan lutut yang ia dera pada Desember hingga Januari lalu.

Rumor transfer Oezil pun sempat merebak akibat situasi itu. Dr Erkut Sogut, agen Oezil, menjamin kliennya bakal setia bersama Arsenal dan diyakini akan bertahan hingga kontraknya habis pada 2021.

BACA JUGA : Aubameyang Memang Digadang-gadang Sebagai Titisan Henry

“Rumor akan selalu ada, tapi satu hal yang bisa saya jamin adalah loyalitasnya. Fokusnya hanya untuk Arsenal dan Arsenal saja. Darah Mesut merah Arsenal, dan menghormati kontraknya adalah sebuah kepastian,” kata Sogut kepada Turkish-Football, yang dilansir Dragon303.

“Dia akan bertahan di Arsenal setidaknya sampai 2021, dan fans tak perlu khawatir soal gosip yang akan datang pada musim panas mendatang. Dia sudah menemukan tempat di mana ia disambut dan yakin dia punya banyak hal untuk diberikan,” tambahnya.

Oezil masih punya peluang mengantar Arsenal menjadi juara Liga Europa. Meriam London akan menghadapi Chelsea pada final di Baku, Azerbaijan, pada 29 Mei 2019.

Tendang Frankfurt Melalui Drama Adu Penalti, Chelsea ke Final Liga Europa

Tendang Frankfurt Melalui Drama Adu Penalti, Chelsea ke Final Liga Europa

DRAGON303 Raksasa Inggris, Chelsea harus terseok-seok saat berhasil melaju ke final Liga Europa. Melaluidrama adu penalti, Chelsea berhasil mengatasi perlawanan Eintracht Frankfurt melalui babak penalti dengan skor 4-3.

Leg pertama di Jerman berakhir 1-1. Pada leg kedua di Stamford Bridge, London, Jumat (10/5/2019) dini hari WIB. Chelsea memimpin lebih dulu di babak pertama. Gol Ruben Loftus-Cheek di menit ke-28 membawa tuan rumah memimpin 1-0 hingga jeda.

Di babak kedua, Frankfurt membalas lewat gol Luka Jovic di menit ke-49. Hingga waktu normal habis, skor 1-1 bertahan sehingga dilanjutkan ke babak extra time. Setelah masih tanpa gol, laga berakhir lewat babak adu penalti.

BACA JUGA : Sang Kaptep Liverpool Jordan Henderson, Main Melawan Barcelona Dengan Lutut Cidera

Di babak tos-tosan, Chelsea menang setelah dua penendang Frankfurt yakni Martin Hinteregger dan Goncalo Paciencia gagal memasukkan bola. Chelsea lolos ke final Liga Europa dan akan menghadapi Arsenal, yang sebelumnya mengandaskan Valencia dengan agregat 7-3.

Hasil ini membuat Final Liga Europa pun akan mempertemukan sesama wakil Inggris antara Arsenal vs Chelsea di Olympic Stadium, Baku, Azerbaijan, pada 29 Mei 2019.

Lukaku : David De Gea Tidak Akan Terus-terusan Seperti Ini, Ia Akan Bangkit Lagi Kok

Lukaku : David De Gea Tidak Akan Terus-terusan Seperti Ini, Ia Akan Bangkit Lagi Kok

DRAGON303 Penyerang Manchester United, Romelu Lukaku menyampaikan pembelaan dan dukungan kepada David De Gea yang mendapatkan sorotan tajam pada saat melakukan blunder. Lukaku memberikan dukungan penuh kepada sang kiper dan ia juga yakin jika De Gea akan kembali ke performa terbaik.

De Gea membuat kesalahan fatal saat Manchester United menjamu Chelsea di Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (28/4/2019) malam WIB. Kiper asal Spanyol itu gagal mengantisipasi tendangan jarak jauh Antonio Ruediger.

Akibatnya, bola muntah dengan mudah dimanfaatkan oleh Marcos Alonso untuk menjebol gawang MU. Setan Merah yang sempat unggul lebih dulu pun harus puas dengan hasil akhir 1-1.

Blunder tersebut meninggalkan catatan buruk untuk De Gea. Pada Liga Inggris musim ini, gawang De Gea sudah empat kali bobol gara-gara blunder. Itu jadi catatan terburuk De Gea sejak direkrut MU dari Atletico Madrid.

Kesalahan di laga melawan Chelsea membuat sorotan untuk De Gea semakin tajam. Sebab sebelumnya dia juga bikin blunder di laga Liga Champions melawan Barcelona dan disalahkan atas gol-gol Manchester City.

Meski demikian, Lukaku percaya De Gea mampu kembali ke performa terbaiknya. Menurutnya, blunder yang belakangan dilakukan tak seharusnya membuat penjaga gawang berusia 28 tahun itu dicap sebagai kiper yang jelek.

BACA JUGA : Demi Jurgen Klopp, Kevin Prince Boateng Rela Untuk Bermain Di Liga China

“Dia benar-benar orang yang positif. Dia menganalisis dengan cepat apa yang terjadi kepadanya,” ujar Lukaku seperti dilansir di Dragon303.

“Dia secara konsisten jadi pemain terbaik di klub selama tujuh, delapan tahun. Saya kira kita tidak seharusnya mendiskreditkannya dan tiba-tiba mengatakan dia adalah kiper yang buruk. Dia berkali-kali menyelamatkan kami musim ini.”

“Kiper selalu melewati masa-masa di mana kadang terasa sulit. Satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah bekerja keras,” lanjut Lukaku

“Saya tidak tahu bagaimana kiper melewatinya, saya bukan kiper. Tapi dia bekerja keras setiap hari. Kami di sini untuk mendukungnya sebagai pemain, tapi secara mental, dia benar-benar kuat. Kalau tidak, dia tidak akan jadi pemain terbaik selama tujuh, delapan tahun.”

“Tidak ada keraguan soal kemampuannya. Dan dia adalah pemimpin di ruang ganti. Sekarang tergantung kami sebagai tim untuk membantu dan percaya kepada kemampuannya,” katanya.

Sejauh Ini, Hanya Satu Klub Saja Yang Berminat Memboyong Sanchez Dari United

Sejauh Ini, Hanya Satu Klub Saja Yang Berminat Memboyong Sanchez Dari United

DRAGON303 Pemain Manchester United, Alexis Sanchez semakin lama semakin redup saat berseragam Manchetser Ubited. Digadang-gadang pemain bernomor punggung 7 itu tidak bisa memberikan pengaruh yang bagi United.

Manchester United hampir dipastikan melepas Alexis Sanchez di bursa transfer musim panas 2019. Sejauh ini peminatnya masih minim, malah cuma satu yang dikabarkan tertarik.

Bergabung dengan Manchester United sudah 18 bulan, penampinlan Sanchez dinilai sangat mengecewakan oleh para petinggi United. Selain sempat dihantam cedera, pemain depan asal Chile itu tak juga tampil oke dan malah mencatat beberapa statistik memalukan.

The Red Devils ingin buru-buru melepas Sanchez karena bayarannya yang kelewat besar. Mantan pemain Barcelona itu dibayar 500.000 euro sepekan (sekitar Rp 7,9 miliar), itu belum termasuk bonus dari klausul-klausul lain.

BACA JUGA : Sergio Reguilon Rodriguez Siap Bertahan Dan Berjuang Untuk Real Madrid

Dengan penampilannya yang sedang menurun, tak banyak klub mau pada Alexis. Tapi, seperti dikutip dari OneFootball, ada satu klub yang mau menampung dia. Klub itu adalah Inter Milan.

Inter berniat membawa Alexis ke Giuseppe Meazza dengan syarat. Mereka hanya mau merealisasikan kepindahan itu jika gaji Sanchez dipotong sampai sepertiga.

Di semua kompetisi musim ini, Alexis sudah tampil 25 kali bersama MU di semua kompetisi. Hasilnya, dia berkontribusi dua gol dan empat assist.

Jika jadi memperkuat Inter, itu akan menjadi kali kedua Alexis bermain di Italia. Dia sebelumnya memperkuat Udinese dari 2008 sampai 2011 dengan torehan 20 gol dan 8 assist dari 95 penampilan Serie A.

Sebab Kami Tidak Ada Kata Menyerah Dalam Kamus Besar Kami

Sebab Kami Tidak Ada Kata Menyerah Dalam Kamus Besar Kami

DRAGON303 Raksasa Inggris, Tottenham Hotspur berhasil megamankan 3 poin penting untuk mereka. Meskipkun menang, Tottenham sti bekerja keras untuk mengalahkan Brighton 1-0 di Liga Inggris. Kemenangan itu diraih Tottenham karena yakin dan pantang menyerah.

Pertandingan yang di gelar di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (24/4/2019) dinihari WIB, Tottenham sukses dibuat frustrasi. Tim tuan rumah menguasai 78 penguasaan bola dengan melahirkan total 29 percobaan tapi hanya lima percobaan yang mengarah ke gawang.

Kemenangan akhirnya dipastikan Tottenham di tiga menit sebelum waktu normal berakhir. Christian Eriksen menjadi pahlawan Spurs setelah menuntaskan sodoran Delle Alli dengan tembakan cantik dari luar kotak penalti yang akhirnya menembus gawang Brighton.

Manajer Tottenham Mauricio Pochettino lega timnya mampu mengatasi perlawanan alot Brighton, setelah kalah dari Manchester City di akhir pekan. Dengan hasil ini, Tottenham terus menjaga peluangnya finis empat besar dengan menempati peringkat ketiga usai mendulang 70 poin, unggul tiga poin dari Chelsea, empat poin dari Arsenal dan enam poin dari Manchester United.

BACA JUGA : Penalti Higuain Lyak Di Juluki Sebegai Tendangan Roket

“Tadi adalah pertandingan yang sulit, kami sudah tahu akan seberapa sulitnya pertandingan, betapa beratnya meruntuhkan tim lawan,” Pochettino mengatakan kepada Dragon303 usai pertandingan.

“Brighton adalah tim yang sangat berani. Hal yang paling penting adalah kami percaya, kami tidak menyerah, dan mencoba banyak cara yang berbeda untuk mencetak gol.”

“Ini adalah tiga poin yang sangat penting dan berada di sebuah posisi yang bagus di papan klasemen,” dia menambahkan.